Jumat, 21 Maret 2014

Kelopak-Kelopak Kuyu



Lirih angin menyayat-nyayat apa saja yang ia belai ... nenerbangkan mehkota-mahkota mawar liar yang memang sudah layu ... apa yang dapat dinilai indah dari mawar yang sekarang tinggal bersisa tangkai ... ?  aku memandang iba kepada kelopak yang meluruh  satu per satu ...
Aku memungut kelopak-kelopak yang telah kuyu terinjak ... namun sesaat kemudian angin menerbangkannya ... aku kembali memungutnya ... namun anginpun kembali menjatuhkannya ... aku memungutnya ... dan angin menghancurkannya ....
Angin menyapu lembut wajahku ... membawa pergi kelopak-kelopak mawar  milikku...


Tidak ada komentar :

Posting Komentar