selalu dengan cara pura-pura peduli,, Sedangkan itu hanyalah sebuah kedok untuk mengupas kesalahan orang lain.., setidaknyaaa begitulah menurutku.
pernahkah terlintas dalam benak mereka untuk mencoba berkaca atau menilik sedikit tentang diri dan keperibadian masing-masing..??? dari sisi buruk tentu saja. Atau pernahkah mereka menngucap kata “mereka tak lebih busuk dariku, jadi tak ada alasan meng olok-olokkan segala sesuatu tentang moral di telinga mereka”
Hyaaaaaah.....tentu saja tidak ... merekalah yang paling mulia di jagad ini....!!!
Layakkah mereka menggembor-gemborkan mengenai moral maupun akhlak sese’orang Yang menurut mereka buruk sedangkan merekapun meneteng moral bobrok,????
Yah, mereka mengutuki sesuatu hal yang merekapun tak luput dari hal itu sendiri.
Mulut mereka seperti gonggongan anjing yang meneriakkan betapa Najisnya se’ekor babi.
Sempurna sekali, jiwa yang mereka miliki terselubung dalam jasad yang penuh argumen.
Tentang kesucian,kemulia’an dan segala tetek bengeknya.
Keluguan dan kelembutan hanya berperan sebagai pakaian dalam yang menutupi
Satu persatu Kemaluan mereka.
Mungkin mereka
lebih banyak mencantumkan tokoh-tokoh politik tanah air dalam Daftar
orang-orang yang menginspirasi mereka. Yah, kenapa tidak, mereka pandai sekali
Dalam hal balik membalik fakta, sedikit ataupun banyak dan besar maupun sekecil
apapun.. Salah dan khilaf yang mereka perbuat tetap akan di pandang sebagai
sebuah kebenaran.
haha.....
seperti itulah sifat mawar.....,, Elok memang, namun duri adalah kodrat yang akan tetap mereka sandang.