Semarang, 01-06-2014
Sore pertama di bulan
juni, kuncup-kuncup kamboja merekah seutuhnya, sepasang kupu-kupu menggeliat
elok diatasnya, memilih mahkota paling sempurna sebagai alas untuk rindu-ridu
yang akan segera terpadu. Aku memiliki rindu yang serupa dengan yang mereka
miliki. kekasih, aku membingkis rindu tanpa sembilu, rindu yang kuhadiahkan kepadamu.
Bunga kini mekar di
tanganku, rupanya kau menghadiahiku benih yang tumbuh tak mempedulikan rupa si
musim, warna merahnya yang masih pekat indah disirami cahaya sore yang hangat.
Semoga waktu yang terbiasa kejam tak merenggutnya dariku.
