Rabu, 25 Desember 2013

Tersesat



Ya Allah ... ya Rahman ... ya Rahim
Rabb....
Aku bukanlah seorang hamba Yang terbiasa bersya’ir,
Dengan petikan-petikan bulir tasbih ...
Dalam seperempat malamku,
Aku mungkin hanyalah seonggok sampah ...
yang kau takdirkan dapat berjalan,,
Namun Rabb-ku ...
Betapa rasa damai menelisik Kedalam bilik-bilik qalbuku ...
Ketika sajak-sajak sabdaMU mengalun ...
menyentuh daun-daun telingaku,,
Ada haru ... ada rindu ...
Akankah engkau terbahak jika sekedar ku berkata ...
Bahwa aku sungguh sangat merindukanMU ?
Sedang bongkahan-bongkahan nista masih saja erat ku kepal,,
enggan beranjak dari kubangan yang menelanku perlahan ...
Membawa diri terjerembab pada liang yang kian dalam ...
terkikis  angan, keindahan dan dusta yang begitu amat panjang,,
Rabb....
Bukankah terlampau jauh aku melangkah ?
Aku berjalan dalam ba’it-ba’it waktu yang sumbang
Aku merindukanMU
Aku menjadi buta ... aku menjadi tuli ...
Aku rindu untuk pulang, aku rindu untuk pulang
Namun aku tersesat ... aku tersesat ...

Tidak ada komentar :

Posting Komentar